Intime – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam survei tersebut, sebanyak 47 persen warga Jakarta tidak mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Sementara itu, 53 persen responden menyatakan puas dan tidak ada responden yang menjawab tidak tahu.
Indikator mencatat tingkat ketidakpuasan di Jakarta menjadi yang tertinggi dibanding wilayah lainnya. Di bawah Jakarta, wilayah Maluku dan Papua mencatat tingkat ketidakpuasan sebesar 24,9 persen dengan tingkat kepuasan mencapai 74 persen.
Secara nasional, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 79,9 persen. Rinciannya, sebanyak 13 persen responden mengaku sangat puas dan 66,9 persen menyatakan cukup puas terhadap kinerja pemerintah.
Di sisi lain, responden yang mengaku kurang puas tercatat sebanyak 17,1 persen. Sementara itu, 2,2 persen responden menyatakan tidak puas sama sekali dan 0,8 persen responden menjawab tidak tahu.
Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan terhadap 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah memiliki hak pilih.
Pengumpulan data dilakukan pada periode 15-21 Januari 2026 melalui metode wawancara tatap muka secara langsung dengan responden.
Survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen. Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran di berbagai wilayah Indonesia.
Temuan tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepuasan masyarakat antarwilayah, termasuk tingginya angka ketidakpuasan di Jakarta dibanding daerah lain.

