Intime – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak banyak berkomentar soal nama Ganjar Pranowo yang masuk dalam survei elektabilitas terbaru Indikator Politik Indonesia.
Dia menegaskan saat ini yang terpenting adalah bekerja untuk rakyat, bukan membahas pemilu.
“Yang penting sekarang kerja untuk rakyat dulu, Pemilu masih jauh,” kata Hasto di Jakarta, Senin (16/2).
Hasto menilai seluruh pihak perlu kembali pada esensi demokrasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia mengingatkan agar demokrasi tidak hanya dipahami dalam konteks elektoral semata.
Menurutnya, partai politik harus fokus memberikan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. Ia juga menyinggung peristiwa di Nusa Tenggara Timur yang menjadi perhatian publik sebagai refleksi bagi semua pihak.
“Apa yang terjadi di NTT, ada anak sekolah bunuh diri karena tidak bisa membeli alat tulis, itu pukulan kemanusiaan dan tamparan buat kita semua. Jangan bawa demokrasi ini hanya elektoral, lebih baik bicara demokrasi untuk rakyat,” ujarnya.
Hasto mengatakan peristiwa tersebut menunjukkan masih adanya persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, termasuk partai politik.
Ia menegaskan partai politik seharusnya lebih banyak turun ke lapangan dan bekerja menyelesaikan persoalan masyarakat, ketimbang terjebak dalam pembicaraan terkait elektabilitas dan pemilu.
Menurut Hasto, kerja nyata untuk masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab politik sekaligus upaya mewujudkan demokrasi yang lebih substantif.
Ia pun menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya seluruh elemen politik mengedepankan kepentingan rakyat dan memastikan demokrasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

