Intime – Pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol sudah dimulai sejak Minggu (25/1).
Proyek JPO yang memiliki total panjang 466 meter ini melibatkan Pemprov DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan PT Pembangunan Jaya Ancol.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengatakan pembangunan JPO merupakan wujud kolaborasi strategis dari visi besar dan transformasi Jakarta menuju kota global yang hijau, tangguh, dan inklusif, sekaligus memperkuat konektivitas antar kawasan wisata, olahraga, dan permukiman.
“JPO ini dirancang untuk memecahkan tantangan yang selama ini menjadi isu di kawasan Jakarta International Stadium (dan Ancol),” ujar dia di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (25/1).
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, pembangunan diharapkan selesai bulan Mei sehingga, Juni kita bisa gunakan untuk aktivitas secara menyeluruh.
Pramono meyakini hadirnya JPO dengan hak penamaan (naming rights) BTN sehingga menjadi “JPO Bersama BTN” ini akan menjadi salah satu ikon ibu kota.
Bersamaan dengan pembangunan JPO, saat ini juga dilakukan pembangunan infrastruktur stasiun Commuter Line di kawasan Ancol yang ditargetkan rampung pada April mendatang.
“Sehingga pada bulan Juni ketika ulang tahun Jakarta kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol pasti akan memudahkan masyarakat dimanapun untuk bisa hadir,” ujar Pramono.

