Intime – John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia pada Selasa (13/1) di Hotel Mulia, Jakarta.
Pelatih asal Inggris itu mengungkapkan alasan memilih Indonesia meski mendapatkan ketertarikan dari sejumlah federasi di kawasan CONCACAF. Ia menilai Indonesia memiliki semangat, potensi, dan visi yang sejalan dengan filosofi kepelatihannya.
“Karier saya hingga saat ini adalah tentang membangun. Saya ingin bekerja dengan sebuah federasi di negara yang memiliki semangat dan visi untuk membawa dirinya ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya,” ujar Herdman.
Menurut Herdman, Timnas Indonesia berada pada fase yang tepat untuk melangkah lebih jauh. Ia menilai fondasi sepak bola nasional sudah tersedia, mulai dari kualitas pemain hingga keberadaan liga profesional yang kompetitif.
“Negara ini, Indonesia, sudah siap. Kita punya pemain, kita punya kemampuan, dan kita punya liga profesional. Sekarang saatnya kita membangun kebiasaan yang dibutuhkan untuk lolos kualifikasi,” kata dia.
Herdman menyebut tantangan yang dihadapi Indonesia bukan sekadar soal peringkat FIFA, melainkan soal keberanian bermimpi besar dan konsistensi dalam membangun budaya kompetitif.
“Ini adalah salah satu peluang paling menarik di dunia sepak bola. Ini bukan tentang peringkat; ini tentang peluang besar bagi Indonesia untuk mencapai sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh kelompok penggemar mana pun—lolos ke Piala Dunia,” ucap Herdman.
Ia menegaskan komitmen penuh terhadap tugas barunya bersama Timnas Indonesia. Target lolos ke Piala Dunia, menurut Herdman, bukan sekadar ambisi jangka pendek, melainkan misi yang menjadi fokus utamanya.
“Setiap hari ketika saya bangun tidur, yang saya pikirkan hanyalah—selain keluarga saya—meloloskan tim ini ke Piala Dunia,” tuturnya.
Penunjukan Herdman diharapkan menjadi langkah strategis PSSI dalam memperkuat fondasi Timnas Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing di level internasional.

