Intime – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-XIII di Candi Bentar, Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/2). Musorprov ini mengusung tema Jakarta Kota Global Menuju Juara Umum PON 2028.
Ketua Panitia Musorprov ke-XIII KONI DKI Jakarta, Herman Sukmadipura, bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib. Ia berharap Musorprov dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan prestasi olahraga di Ibu Kota.
“Musorprov diharapkan menjadi momentum untuk pembinaan prestasi olahraga di Jakarta yang terus bersinergi dengan semua pihak, mulai dari Pemprov DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, hingga seluruh cabang olahraga,” ujar Herman di lokasi kegiatan.
Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pembina dan Dewan Kehormatan KONI DKI Jakarta atas bimbingan dan dukungan yang selama ini diberikan. Menurutnya, kehadiran para tokoh tersebut memberikan legitimasi dan semangat bagi jalannya musyawarah.
“Kehadiran Bapak dan Ibu semua memberikan semangat serta legitimasi bagi proses musyawarah hari ini,” katanya.
Selain itu, Herman turut mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Musorprov ke-XIII, di antaranya PT PAM Jaya, Perumda PAL Jaya, Ancol, Bank DKI, serta Consina Brand Outdoor Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum KONI DKI Jakarta masa bakti 2021–2026, Prof Dr Hidayat Humaid, menegaskan bahwa hasil Musorprov ke-XIII memiliki arti strategis bagi masa depan olahraga prestasi DKI Jakarta.
Ia menyebut, Musorprov ini harus menjadi pijakan untuk membawa DKI Jakarta meraih target juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
“Juara umum PON XXII/2028 NTT-NTB adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Hidayat, menyampaikan pesan Gubernur DKI Jakarta terkait arah kebijakan olahraga prestasi ke depan.
Musorprov ke-XIII KONI DKI Jakarta diharapkan mampu merumuskan langkah strategis dan kebijakan konkret demi peningkatan prestasi atlet Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.

