Intime – Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan harapan baru.
Dalam refleksi pergantian tahun, Prasetyo menilai perjalanan sepanjang 2025 telah menjadi ruang pembelajaran kolektif bagi seluruh elemen masyarakat.
“Tahun berganti seperti aliran sungai yang tak pernah berhenti mencari muaranya. Tahun 2025 telah kita lewati bersama, penuh pembelajaran, ujian, juga kebahagiaan,” ujar Prasetyo dalam pernyataannya, Kamis (1/1).
Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun lalu telah mengajarkan pentingnya saling menggenggam dan saling menguatkan. Nilai gotong royong, kata Prasetyo, menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Ia menyampaikan, datangnya tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum untuk menyegarkan kembali niat, membersihkan hati, serta menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan ke depan.
“Tahun 2026 datang seperti air yang jernih, memberi kesempatan untuk menumbuhkan harapan baru,” ujarnya.
Prasetyo juga menyampaikan doa agar tahun ini membawa kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap setiap ikhtiar yang dilakukan dapat mengalir menjadi keberhasilan yang bermanfaat bagi banyak orang.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi langkah kita semua. Aamiin yarabbal’alamin,” ucapnya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Dari setiap tetes kebaikan, semoga mengalir arus besar perubahan yang membawa Jakarta dan Indonesia semakin maju,” katanya.
Menutup pesannya, Prasetyo Edi Marsudi mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat. Ia berharap setiap doa menemukan jalannya, setiap ikhtiar menemukan muaranya, dan kebahagiaan senantiasa mengalir bagi siapa pun yang berharap.

