Penguatan Ekonomi Keluarga, Kader ‘Aisyiyah Matraman Ikuti Edukasi Halal dan Manajemen Usaha

Intime – Puluhan ibu rumah tangga mengikuti pelatihan sertifikasi halal dan pengelolaan keuangan UMKM di Kantor Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi tak hanya milik pengusaha besar, tetapi juga pelaku usaha rumahan.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Kamis (4/12) itu diikuti 23 peserta. Mayoritas peserta merupakan perempuan berusia 42 hingga 76 tahun yang tetap aktif mengembangkan usaha skala mikro.

Ketua PKM dari Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta, Dr. Nova Rini, S.E., M.Si, mengatakan tingginya partisipasi menunjukkan semangat belajar para kader ‘Aisyiyah.

“Peserta paling senior berusia 76 tahun, namun tetap aktif. Ini menunjukkan ibu-ibu ‘Aisyiyah adalah pilar ekonomi keluarga yang sangat tangguh,” kata Nova.

Meski sebagian besar berstatus ibu rumah tangga, para peserta diketahui menjalankan usaha kecil rumahan. Mereka mengikuti pelatihan untuk memahami pentingnya legalitas produk dan pengelolaan usaha yang lebih profesional.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai sertifikasi halal sebagai faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar. Hasil kuesioner menunjukkan seluruh peserta memahami fungsi sertifikasi halal sebagai jaminan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Tak hanya itu, peserta juga mendapat materi pengelolaan keuangan berbasis syariah. Mereka dikenalkan pada konsep mudharabah dan murabahah, serta prinsip keuangan bebas riba, gharar, dan maisir. Skema murabahah dinilai menarik karena dianggap lebih transparan dan adil bagi pelaku UMKM.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Banyak peserta menanyakan proses pengurusan sertifikat halal gratis melalui program Sehati dari pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, peserta akan mendapat pendampingan langsung dalam pengurusan sertifikasi halal produk usaha mereka. Program ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM lokal naik kelas dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dimulai dari lingkup keluarga, dengan meningkatkan literasi usaha dan keuangan bagi masyarakat.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini