Intime – Kepolisian Jakarta Selatan tengah mendalami kasus dugaan eksibisionisme oleh seorang WNA di Taman Literasi Blok M pada Sabtu (10/1), sekitar pukul 12.30 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, membenarkan adanya penyelidikan terkait laporan tersebut. Menurutnya, petugas kepolisian memang rutin melakukan patroli di area publik pada jam-jam ramai.
“Anggota kami memang suka patroli di jam ramai dan berkeliling dengan jalan kaki,” ucap Kompol Suparmin di Jakarta, Senin (12/1).
Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, pelaku mengaku merasakan cuaca panas dan tiba-tiba gatal di sekujur tubuhnya.
“Keterangan dari saksi sih, saksi menanyakan ke pelakunya alasan mengapa melakukan perbuatan tersebut. Alasannya, cuacanya di Indonesia sangat panas dan membuat gatel dari leher sampai bawah gitu,” ujar Suparmin.
Kendati demikian, pihak kepolisian mengaku kesulitan mendalami kasus tersebut karena minim bukti.
Selain itu, di lokasi kejadian juga tidak terdapat kamera pengawas (CCTV), sementara petugas keamanan tidak melihat langsung kejadian tersebut, dan kendala bahasa membuat komunikasi dengan pelaku terhambat.
Akhirnya, menurut Suparmin, setelah ditegur, WNA tersebut langsung meninggalkan lokasi.
Polisi pun mengimbau pengelola taman agar memasang CCTV dan meminta petugas keamanan segera menghubungi kepolisian jika kejadian serupa terulang.
“Kami cari sambil mengimbau pihak keamanan dalam nih, kalau bisa pasang CCTV, sama kalau ada kejadian serupa, segera telepon kita, diamanin dulu pelakunya,” ucap Suparmin.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang petugas keamanan menghampiri WNA yang diduga memanggil pengunjung sebelum menunjukkan alat vitalnya di area Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan.

