Pramono ke JK: Kita Nggak Mau Masuk Gorong-Gorong, yang Kerja Otak

Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) berkelakar bahwa dirinya dan JK lebih memilih membuat kebijakan terkait penanganan kebersihan dibandingkan harus turun langsung masuk ke gorong-gorong saat kerja bakti.

Candaan tersebut disampaikan Pramono saat mengikuti kegiatan kerja bakti bertajuk Jaga Jakarta Bersih di kawasan Jakarta, Minggu (8/2). Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Jakarta dengan melibatkan 171.134 orang dari berbagai unsur masyarakat dan instansi.

“Tadi saya sambil bercanda sama Pak JK, ‘Pak JK kita ini dibesarkan dalam teknokrasi. Pasti Pak JK sama saya nggak mau masuk gorong-gorong, tapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya’. Pak JK ketawa,” kata Pramono.

Pramono juga berseloroh bahwa dirinya tidak keberatan jika sesekali harus turun langsung membersihkan gorong-gorong. Namun ia menyebut langkah tersebut justru bisa mengejutkan banyak pihak.

“Sekali-sekali Gubernur masuk gorong-gorong, saya mau aja Pak. Tapi nanti wartawan malah kaget kalau saya masuk gorong-gorong,” lanjutnya.

Menurut Pramono, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah, badan usaha milik negara (BUMN), serta TNI dan Polri turun langsung membantu penanganan persoalan sampah.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan Jakarta yang lebih sehat serta nyaman bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjadikan kegiatan kerja bakti sebagai agenda rutin.

Pramono juga mengajak seluruh warga Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan Jaga Jakarta Bersih. Dia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari tingkat rumah tangga hingga ruang publik.

“Kami ingin gerakan ini menjadi kebiasaan bersama, bukan hanya kegiatan seremonial. Kebersihan kota adalah tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pramono turut meninjau pembersihan saluran air dan pengangkutan sampah oleh petugas gabungan serta relawan.

Ia berharap gerakan Jaga Jakarta Bersih dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Pramono juga optimistis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu membantu mengatasi persoalan sampah serta meningkatkan kualitas lingkungan di Ibu Kota secara berkelanjutan. Ia menegaskan upaya menjaga kebersihan kota membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat secara konsisten.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini