Intime – Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi menerima kunjungan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di kantor PAM Jaya pada Selasa (25/11) pagi.
Kunjungan tersebut, kata Prasetyo, sebagai momentum yang menghadirkan semangat baru dalam proses transformasi pelayanan air bersih di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, keduanya berdiskusi hangat mengenai perjalanan dan arah Transformasi PAM Jaya. Prasetyo menyebut Ahok memberikan banyak pandangan penting terkait peningkatan kualitas pelayanan air bersih untuk masyarakat ibu kota.
“Banyak insight dari beliau untuk Transformasi PAM Jaya, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, membangun kepercayaan publik hingga penguatan infrastruktur jangka panjang,” ujar Prasetyo.
Menurutnya, seluruh masukan tersebut sangat berharga, mengingat transformasi yang sedang dijalankan bukan semata program, tetapi sebuah komitmen jangka panjang untuk memastikan warga Jakarta mendapatkan akses air bersih yang aman, merata, dan berkelanjutan.
“Semua masukan sangat berarti untuk memastikan warga Jakarta dapat menikmati pelayanan air bersih yang aman dan merata. Karena transformasi bukan sekadar program, tetapi komitmen,” tambahnya.
Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya akan terus berbenah dan membuka ruang dialog guna mendengarkan berbagai pendapat demi peningkatan layanan.
Ia menyampaikan bahwa perubahan yang diharapkan tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan.
“Perubahan ini tidak bisa dikerjakan sendiri, namun harus menjadi gerakan kolaboratif,” tegasnya.
Ia memastikan bahwa PAM Jaya akan terus bergerak dan bekerja nyata untuk menghadirkan inovasi serta memastikan infrastruktur air bersih semakin kuat.
“Terus bergerak dan bekerja nyata demi pelayanan air yang semakin baik,” tutup Prasetyo.

