Intime – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut dinasti politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo kini berada dalam tekanan serius akibat beragam isu yang menyeruak ke ruang publik. Menurut Rocky, sorotan itu datang dari berbagai arah dan melibatkan sejumlah anggota keluarga Jokowi.
Hal itu disampaikan Rocky dalam pernyataannya di kanal YouTube yang dikutip, Kamis (29/1). Ia menyinggung isu lama hingga terbaru yang menurutnya saling terhubung dan menimbulkan kegelisahan politik.
“Isu dinasti Jokowi sekarang dibicarakan dari segala arah, mulai dari soal ijazah Pak Jokowi, ijazah Pak Gibran, sampai indikasi korupsi proyek jalan di Padanglawas, Sumatera Utara, yang melibatkan Gubernur Bobby Nasution,” ujar Rocky.
Rocky menilai, posisi Bobby Nasution sebagai menantu Presiden membuat persoalan tersebut mendapat perhatian lebih luas dari publik. Ia juga mengaitkan situasi itu dengan langkah politik Jokowi yang belakangan bertemu Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Alasan paling masuk akal pertemuan itu adalah kegelisahan politik yang mengaitkan tiga anak Presiden Jokowi dalam berbagai kasus yang dianggap bermasalah,” kata Rocky.
Namun, Rocky menegaskan bahwa ia tidak mengetahui isi pembicaraan Jokowi dan Prabowo. Ia menekankan analisanya didasarkan pada pembacaan atas dinamika politik yang berkembang di masyarakat.
Selain itu, Rocky kembali menyoroti polemik ijazah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menurutnya telah lama menjadi perbincangan, tetapi belum pernah diuji secara terbuka dan tuntas.
Ia juga menyinggung isu perilaku politik Wakil Presiden serta kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dinilai berpotensi menimbulkan pertanyaan publik.
“Kelompok yang ingin menuntun kembali demokrasi ke area yang benar tentu menginginkan semua isu itu dibuka secara terang dan diuji di republik ini,” ujar Rocky.
Rocky menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi.

