Intime – Program Duta Kebersihan di SDN 02 Bintaro dinilai efektif menanamkan kebiasaan hidup bersih dan rapi sejak dini. Melalui peran ini, siswa dilatih bertanggung jawab menjaga lingkungan kelas sekaligus saling mengingatkan dengan cara yang baik.
Program Duta Kebersihan ini bagian dari kegiatan kokurikuler Bumi Hebat bertema Karakter Hebat (Menjaga Kebersihan) yang dilaksanakan pada 9–13 Februari 2026.
Duta Kebersihan SDN 02 Bintaro, Myesha Raifathma Naladhipa, mengatakan motivasinya sederhana. “Karena aku suka kelas yang bersih dan rapi,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Jum’at (13/2).
Menurut Myesha, kelas yang bersih adalah ruang belajar yang bebas sampah dengan meja-meja tertata rapi. Ia menekankan kebersihan penting agar kelas terasa nyaman dan tidak berbau. “Kalau kelas kotor, jadi bau dan tidak enak dipakai belajar,” katanya.
Kebiasaan menjaga kebersihan, lanjut Myesha, dimulai dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan merapikan meja serta kursi setelah belajar. Ia juga mengaku tak segan mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan. “Aku bilang pelan-pelan supaya buang sampah di tempatnya,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Catra Baswara Herlambang, Duta Kebersihan lainnya. Ia menilai ajakan bersama lebih efektif untuk membangun kebiasaan. “
“Ayo bersih-bersih bersama dan tidak buang sampah sembarangan. Kalau dilakukan bareng-bareng, jadi lebih semangat,” kata Catra.
Sementara itu, guru SDN 02 Bintaro Muntamah menjelaskan, pemilihan Duta Kebersihan bertujuan menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak usia sekolah dasar.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan kelas, serta saling mengingatkan dengan sikap yang baik,” ungkapnya.
Ia berharap para Duta Kebersihan dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan kelas setiap hari. “Dengan contoh nyata dari siswa sendiri, kebiasaan baik akan lebih mudah tumbuh dan bertahan,” ucapnya.
Kepala sekolah SDN Bintaro 02, Aliyah Juniati menjelaskan pemilihan Duta Kebersihan merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Melalui program ini, siswa dilatih bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas dan mampu saling mengingatkan dengan cara yang santun.
“Dengan contoh nyata dari siswa sendiri, kebiasaan baik akan lebih mudah tumbuh dan bertahan,” kata Aliyah.
Ia menambahkan, siswa yang terpilih sebagai Duta Kebersihan merupakan mereka yang menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Para duta diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan diri dan kelas, tetapi juga menjadi teladan bagi teman-temannya selama kegiatan kokurikuler berlangsung.
Diketahui, rangkaian kegiatan kokurikuler Bumi Hebat bertema Karakter Hebat meliputi menonton video edukasi kebersihan dan pemilahan sampah, pembuatan poster, presentasi jenis-jenis sampah, pembuatan video kreatif, hingga puncaknya pemilihan Duta Kebersihan.
Menurutnya, program ini bertujuan membentuk budaya sekolah yang bersih dan sehat, meningkatkan partisipasi aktif siswa, serta melatih kepemimpinan dan rasa tanggung jawab. Kebersihan diharapkan tidak lagi dipandang sebagai tugas petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.

