Intime – Proses seleksi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Jakarta 2025 sarat keganjilan. Ini tecermin dari adanya perubahan daftar anggota tim seleksi (timsel) dan jadwal seleksi.
Mulanya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Muhamad Matsani, menetapkan 35 orang dari unsur staf khusus gubernur, tokoh masyarakat, akademisi, kepolisian, TNI, dan Badan Intelijen Daerah (Binda) se-Jakarta. Nama-nama tersebut tertuang dalam Surat Tugas Nomor e-0468/PU.13.01 tertanggal 4 Juli 2025.
Beberapa nama kemudian berubah, terutama dari unsur staf khusus gubernur, tokoh masyarakat, maupun akademisi. Hal itu seperti tercantum dalam Lampiran 2 Keputusan Kepala Bakesbangpol Nomor e-0115 Tahun 2025 tertanggal 1 Agustus 2025.
Nama-nama yang dimasukkan ke dalam anggota Timsel FKDM se-Jakarta 2025 tersebut tercatat merupakan mantan calon legislatif (caleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ataupun kader partai politik (parpol). Setidaknya ada delapan nama.
Bahkan, ada salah satu anggota Timsel yang diklaim sebagai akademisi (dosen), tetapi tidak ada namanya dalam Pangkala Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). PDDikti adalah sistem informasi nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang berisi data lengkap tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi se-Indonesia dengan fungsi basis data tunggal berisi data mahasiswa, dosen, dan perguruan tinggi.
Selain itu, Bakesbangpol juga tercatat dua kali merevisi jadwal seleksi. Awalnya, masa pendaftaran berlangsung pada 7-11 Juli 2025.
Kemudian, diperpanjang menjadi 18-25 Juli 2025 sesuai Pengumuman Bakesbangpol Nomor e-0003 Tahun 2025 tertanggal 18 Juli 2025. Masa pendaftaran kembali diperpanjang hingga 1 Agustus lalu.
Berikut daftar mantan caleg maupun kader parpol yang menjadi anggota Timsel FKDM se-Jakarta 2025:
- Caleg PPP dari Dapil Jakarta 7, Muhamad Ishaq, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Selatan 2025.
- Caleg NasDem Dapil Jakarta 8, Dimas Dharma Pratama, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Selatan.
- Caleg Golkar Dapil Jakarta 3, Abdul Azis, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Utara.
- Wakil Sekretaris NasDem Jakarta, Faris Royan M. Khalifah, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Pusat.
- Caleg PKB Dapil Jakarta 2, Ahmad Munthoi, menjadi anggota Timsel FKDM Kepulauan Seribu.
- Caleg PKB Dapil Jakarta 5, Husny Mubarok Amir, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Timur.
- Caleg Golkar Dapil Jakarta 8, Sulton Mu’minah, menjadi anggota Timsel FKDM Jakarta Timur.
- Edria Hotmaida Suwarsoputri, anggota Timsel FKDM Jakarta Barat, tidak ada informasinya sebagai akademisi (dosen) di PDDikti.

