Intime – Persija Jakarta resmi meminjamkan gelandang andalan mereka, Ryo Matsumura, ke Bhayangkara FC untuk sisa musim Super League 2025/2026. Keputusan ini memicu kekecewaan di kalangan suporter The Jakmania.
Ryo, 31 tahun, dikenal sebagai pemain kunci Persija selama dua musim terakhir, terutama di Super League 2024/2025. Sayangnya, cedera hamstring membuatnya harus menjalani operasi pada 4 Agustus 2025. Penampilan pertamanya di musim ini baru terjadi pada pekan ke-15, 22 Desember 2025, saat Persija kalah 0-1 dari Semen Padang.
Dalam pertandingan itu, Ryo sempat diusir wasit dan mendapatkan sanksi tambahan dari Komite Disiplin PSSI sehingga absen empat laga berikutnya.
Bertambahnya kuota pemain di skuad Persija membuat persaingan semakin ketat. Ryo pun menjadi salah satu pemain asing yang dipinjamkan untuk memberi ruang bagi pemain lain. Bhayangkara FC, yang kini bermarkas di Lampung, menjadi destinasi peminjaman tersebut.
Melalui akun Instagram resminya @ryomatsumura.official, Ryo menyampaikan pesan emosional kepada Persija dan The Jakmania pada Selasa (10/2).
Ia berterima kasih atas dukungan selama ini dan menyatakan tetap bersemangat menghadapi tantangan baru bersama Bhayangkara FC.
Kepergian Ryo menjadi momen yang menyedihkan bagi suporter, karena kehadirannya selama ini dianggap menguatkan lini tengah Persija. Meski demikian, langkah ini diambil klub untuk menjaga keseimbangan tim dan mempersiapkan strategi menghadapi sisa musim Super League 2025/2026.
Kepada Persija & Jakmania yang terkasih,
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub hebat ini.
Terima kasih banyak dari lubuk hati saya yang paling dalam.
Hingga musim lalu, tim harus melewati periode yang sangat sulit karena masalah keuangan. Ada saat-saat ketika gaji tidak dibayar selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus bermain di depan pintu tertutup tanpa suporter di tribun.
Meski begitu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi untuk tim, dan itu sepenuhnya berkat kalian, para suporter.
Saya masih sangat ingat gemuruh luar biasa dari suporter ketika saya mencetak gol pertama saya di GBK. Itu adalah momen yang tak akan pernah saya lupakan, dan akan tetap melekat selamanya dalam ingatan saya.
Seperti yang kalian tahu, saya mengalami cedera di awal musim ini. Namun, berkat rehabilitasi yang luar biasa dan dukungan latihan dari tim medis Persija, saya berhasil kembali ke lapangan dengan kondisi fit 100% jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.
Itulah mengapa sangat mengecewakan bagi saya sekarang harus menunjukkan versi terbaik saya bukan lagi sebagai pemain Persija, melainkan sebagai pemain klub lain. Meski begitu, saya berharap kalian tetap mendukung saya sebagai satu-satunya pemain Jepang yang pernah mengenakan jersey Persija.
Untungnya, musim ini klub sudah stabil secara finansial, dan saya percaya tim sedang menikmati periode yang sangat positif. Saya sungguh berharap momentum baik ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mantan pelatih kepala Thomas Doll, yang menelepon saya dan berkata, “Saya ingin membuat tawaran untuk Ryo, jadi tolong datanglah ke Persija.”
Saya juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setim yang menjadi sahabat dekat suepersijaguechampionselama bertahun-tahun, serta kepada seluruh staf yang terus mendukung saya sepanjang waktu saya di klub ini.
Terima kasih banyak sekali.
Saya mendoakan semua orang yang terlibat dengan Persija terus meraih kesuksesan dan keberuntungan di masa depan.

