Waketum MUI Bela Pandji Pragiwaksono: Kritik Jenaka Penting bagi Kesehatan Bangsa

Intime – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menyatakan dukungannya terhadap komika Pandji Pragiwaksono yang belakangan menjadi sorotan publik akibat materi stand up comedy berisi kritik sosial.

Menurut Cholil, kritik yang disampaikan Pandji justru dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kehidupan berbangsa.

“Saya pribadi senang menyimak kalam dan narasi Pandji Pragiwaksono yang inspiratif dengan kritik-kritiknya yang jenaka tapi menusuk. Jangan bungkam dia karena kami butuh itu,” ujar KH Cholil Nafis di akun X pribadinya, Minggu (11/1)

Cholil menilai kritik sosial yang dibalut dengan humor merupakan cara efektif untuk mengajak masyarakat melakukan refleksi diri. Ia menegaskan, materi yang disampaikan Pandji tidak berbeda dengan dakwah yang bertujuan mengingatkan dan mengajak pada perbaikan.

“Menurut saya itu tak beda dengan dakwah dalam ajakan muhasabah diri agar bangsa ini tetap sehat,” ucapnya.

Ia pun mengingatkan agar ruang berekspresi dan kebebasan berpendapat tetap dijaga, selama disampaikan dengan niat baik dan tidak mengandung kebencian. Kritik, kata Cholil, seharusnya dipandang sebagai alarm sosial, bukan ancaman.

Cholil juga mengapresiasi keberanian Pandji yang konsisten menyuarakan kegelisahan publik melalui jalur seni dan komedi. Menurutnya, komika memiliki peran penting sebagai cermin sosial yang merefleksikan kondisi masyarakat.

“Mas Pandji lanjutkan aja ya,” kata Cholil menegaskan dukungannya.

Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono menuai pro dan kontra usai membawakan materi stand up comedy yang menyinggung sejumlah persoalan sosial dan politik. Meski mendapat kritik dari sebagian pihak, banyak pula tokoh publik yang menilai karya Pandji sebagai bentuk kritik konstruktif demi perbaikan bersama.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img