Intime – Pendangkalan Kali Grogol Selatan diduga menjadi penyebab banjir yang kerap terjadi di RW 04, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat kapasitas tampungan air menurun, sehingga air sungai lebih mudah meluap ke permukiman warga, terutama saat hujan deras.
Selain pendangkalan, penyempitan saluran dan akumulasi sedimentasi turut memperparah risiko banjir di wilayah tersebut. Warga RW 04 sebelumnya telah mengeluhkan banjir yang merendam rumah dan jalan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Wibi Andrino, menegaskan persoalan ini memerlukan penanganan segera. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melakukan pengerukan rutin untuk mengembalikan kapasitas Kali Grogol Selatan.
“Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keselamatan warga. Pengerukan rutin sangat penting agar banjir dapat diminimalisasi,” kata Wibi di Jakarta, Sabtu (7/2).
Menurut Wibi, pengelolaan saluran air harus lebih sistematis dan berkelanjutan. Penanganan sementara tidak akan cukup jika sedimentasi dan penyempitan saluran terus terjadi. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas dinas agar penanganan banjir berjalan optimal.
Sementara itu, warga RW 04 berharap pemerintah daerah lebih responsif dalam menangani banjir. Mereka menekankan bahwa banjir bukan hanya merusak rumah, tetapi juga mengganggu mobilitas anak sekolah, pekerja, dan kegiatan ekonomi lokal.
Dengan kondisi Kali Grogol Selatan yang terus mengalami pendangkalan, para ahli lingkungan menekankan perlunya strategi penanganan jangka panjang, termasuk normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, dan pengawasan rutin agar bencana banjir tidak terus berulang.

