Intime – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan penyelamatan penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat dalam perjalanan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 WITA, sebanyak 103 penumpang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah kapal.
“Sampai dengan pukul 12.00 (WITA), upaya pencarian korban telah kami laksanakan dengan maksimal. Ada penumpang-penumpang yang sampai pukul 12.00 sudah berhasil terevakuasi. Kami informasikan bahwa penumpang kapal yang terevakuasi berjumlah 103 orang,” ujar Putu, Minggu.
Menurut Putu, para penumpang yang berhasil ditemukan dievakuasi menggunakan beberapa kapal. Salah satu kapal membawa 16 penumpang Virgo Transport 8. Sebanyak 15 orang di antaranya selamat, sementara satu penumpang meninggal dunia.
“Satu orang meninggal,” kata Putu.
Basarnas sebelumnya menerima informasi bahwa Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang. Namun, Putu menegaskan jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses pencarian dan pendataan yang terus dilakukan.
Untuk mempercepat pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah kapal guna menyisir wilayah sekitar lokasi kapal hilang kontak. Kapal milik TNI AL turut dilibatkan dalam operasi tersebut.
Selain menggunakan kapal, Basarnas mengerahkan helikopter untuk membantu memantau area pencarian dari udara.
Operasi pencarian tidak berlangsung mudah. Tim SAR harus menghadapi kondisi gelombang tinggi yang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian maupun evakuasi penumpang.
Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan menghadapi cuaca buruk sebelum hilang kontak pada Minggu dini hari. Setelah menerima laporan tersebut, Basarnas menyampaikan informasi melalui radio kepada kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Personel dan berbagai peralatan SAR juga terus dikerahkan untuk mendukung pencarian seluruh penumpang. Basarnas memastikan operasi pencarian dan penyelamatan masih dilakukan secara maksimal.

