IDEAS Ungkap Daya Beli Menengah Bawah Masih Lemah Jelang Ramadan

Intime – Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) mengungkapkan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah bawah, masih berada dalam tekanan menjelang Ramadan 2026. Konsumsi yang terjadi dinilai lebih didorong oleh kebutuhan musiman, bukan karena peningkatan kesejahteraan.

Peneliti IDEAS Tira Mutiara mengatakan, pola konsumsi masyarakat saat ini masih berfokus pada kebutuhan pokok selama Ramadan. Kondisi tersebut membuat tabungan rumah tangga berisiko tergerus.

“Di tengah kondisi tabungan yang belum pulih, konsumsi Ramadan yang biasanya meningkat akan semakin menekan tabungan, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Tira di Jakarta, Rabu (3/2).

Data Mandiri Saving Index per 24 Januari 2026 menunjukkan indeks tabungan kelompok menengah turun ke level 100,7 dari 101,2 pada Desember 2025. Sementara itu, indeks tabungan kelompok bawah naik ke 73,2 dari 72,4, seiring melambatnya belanja.

Kelompok atas justru mencatat peningkatan indeks tabungan menjadi 94,0 pada Januari 2026 dari 92,0 di bulan sebelumnya. Meski demikian, secara keseluruhan indeks tabungan sekitar enam minggu sebelum Ramadan tercatat lebih rendah 7,2 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Penurunan paling dalam terjadi pada kelompok bawah sebesar 7,9 poin persentase,” jelas Tira.

Dari sisi konsumsi barang mewah, Tira menilai pembelian masih terbatas dan didominasi kelompok atas. Sebaliknya, mayoritas masyarakat menengah-bawah lebih memprioritaskan belanja pangan dan energi.

Pola yang sama juga terlihat pada aktivitas liburan dan mudik. Menurut IDEAS, masyarakat cenderung memilih opsi perjalanan yang lebih hemat, bahkan menunda wisata atau mempersingkat durasi mudik.

“Konsumsi tetap berjalan, tapi lebih bersifat musiman. Ini bukan cerminan peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan,” kata Tira.

IDEAS menilai kondisi tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga selama Ramadan agar tekanan terhadap keuangan rumah tangga tidak semakin berat.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini