IHSG Jatuh meski Negara Hadir, Sinyal Krisis Kepercayaan Pasar Modal

Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap tertekan pada perdagangan Senin (2/2), meski pemerintah telah bekerja sepanjang akhir pekan untuk meredam gejolak pasar. Hingga jelang siang, IHSG ambles lebih dari 5 persen ke kisaran 7.884.

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan investor belum pulih.

Menurutnya, pemerintah memang telah bergerak cepat dengan koordinasi lintas lembaga, pernyataan penenang, hingga wacana reformasi pasar modal.

“Dari sisi niat, negara sudah hadir. Tapi pasar tetap jatuh. Artinya ada jarak antara apa yang dikatakan negara dan apa yang diyakini pelaku pasar,” kata Achmad.

Ia menegaskan, penurunan IHSG kali ini bukan semata akibat kepanikan, melainkan keraguan investor yang sedang berhitung.

Sorotan MSCI sebelumnya, lanjut dia, menyangkut kualitas pasar seperti transparansi kepemilikan saham, free float, dan integritas data, yang kini kembali mencuat.

“Ketika masalahnya struktural, respons psikologis tidak cukup. Pernyataan stabilitas hanya menenangkan sesaat,” ujarnya.

Achmad juga menyoroti munculnya nama Danantara sebagai penopang pasar. Ia menilai pasar global tidak hanya melihat besarnya dana, tetapi juga mempertanyakan tata kelola, independensi, dan potensi tekanan politik.

Lebih lanjut, Achmad mengingatkan rencana peningkatan porsi investasi saham dana pensiun dan asuransi. Menurut dia, langkah tersebut berisiko memindahkan risiko pasar ke tabungan hari tua masyarakat.

“Dana pensiun dan asuransi bukan dana spekulatif. Jika terjadi kerugian, yang menanggung adalah peserta dan pemegang polis,” tegasnya.

Ia mengingatkan, tekanan di pasar modal bisa menjalar menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas.

“IHSG yang turun ini adalah pesan jujur dari pasar. Investor menunggu tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” pungkas Achmad.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini