Intime – Jak-Japan Matsuri (JJM) 2025 akan kembali digelar di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK) pada 27–28 September 2025.
“Tahun ini, dengan kolaborasi pemerintah daerah, asosiasi regional, dan organisasi serta perusahaan yang memiliki hubungan dengan berbagai wilayah di Jepang, kami telah mendirikan zona “menjelajahi Jepang,” kata Direktur Bagian Informasi dan Kebudayaan Kedubes Jepang Hoshino Daisuke, dikutip Sabtu (20/9).
Nantinya, para pengunjung bisa menikmati pengalaman seolah-olah bepergian sendiri ke Jepang dengan mengumpulkan stempel yang berada 15 prefektur dan kota di seluruh Jeoang di JJM 2025.
Selain itu, festival ini juga akan menampilkan kolaborasi budaya antara Indonesia dan Jepang. Seniman Indonesia akan membawakan karya seni Jepang, sementara penampil asal Jepang akan mempersembahkan budaya Indonesia.
Kegiatan lainnya meliputi demo membatik, mewarnai wayang, kaligrafi Jepang, kostum festival Jepang, permainan tradisional Jepang, hingga pertunjukan omikoshi, drum taiko, dan tari tradisional Jepang.
Musisi Jepang Kato Hiroaki, yang akan tampil bersama band asal Indonesia MOCCA, menyebut tahun ini lebih banyak prefektur Jepang ikut serta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Lebih banyak daerah dan prefektur yang ikut JJM 2025, jadi mereka menawarkan daya tarik masing-masing,” ujar Kato.
Sementara itu, Nakagawa Haruka, yang akan menjadi MC di JJM 2025, berharap atraksi arak-arakan omikoshi bisa lebih meriah dibandingkan tahun lalu.
Sejak pertama kali digelar pada 2009, Jak-Japan Matsuri telah menjadi ajang pertukaran budaya yang mempererat persahabatan Indonesia dan Jepang. Festival ini rutin dilaksanakan setiap September, kecuali pada 2020 dan 2021 ketika pandemi melanda.
Informasi lebih lanjut mengenai JJM 2025 dapat diakses melalui akun resmi media sosial Jak-Japan Matsuri.

