Intime – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (US Department of Justice/DOJ) merilis dokumen baru terkait kasus kejahatan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein, Jumat (30/1).
Epstein merupakan terpidana kejahatan seksual yang meninggal dunia pada 2019. Rilis dokumen ini dilakukan sebagai bagian dari undang-undang yang mewajibkan pembukaan arsip kepada publik.
Dari jutaan halaman dokumen yang dibuka, satu rangkaian email tertanggal Februari 2012 menarik perhatian publik Malaysia karena menyebut nama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Berdasarkan dokumen DOJ, arsip yang dirilis mencakup sekitar tiga juta halaman, 180.000 gambar, serta lebih dari 2.000 video.
Dalam satu halaman email bertanggal 22 Februari 2012, Epstein berkorespondensi dengan seseorang yang identitasnya disensor oleh DOJ. Dalam percakapan tersebut, nama Anwar Ibrahim disebut, meski tidak berkaitan dengan kunjungan ke pulau Epstein maupun dugaan tindakan seksual.
Isi email lebih banyak membahas urusan politik dan ekonomi. Salah satunya menyinggung kemungkinan pengaturan pertemuan pribadi antara seorang individu bernama “Jes” dengan Anwar Ibrahim.
Media lokal Malaysia menduga nama tersebut merujuk pada Jes Staley, bankir asal Amerika Serikat yang kemudian mundur dari JPMorgan Chase setelah hubungan profesionalnya dengan Epstein terungkap.
Dalam email tertanggal 21 Februari 2012, pengirim yang disensor menyebut potensi kepemimpinan Anwar Ibrahim di Malaysia sebagai peluang ekonomi.
“Jika dia menjadi Perdana Menteri Malaysia, dia akan membereskan keadaan, dan itu bisa menjadi tambang emas bagi JP Morgan,” demikian kutipan email tersebut.
Epstein dalam balasannya menanyakan kemungkinan rencana perjalanan Anwar ke Eropa pada Maret atau April 2012, serta peluang pertemuan di Malaysia pada Mei 2012, tergantung jadwal pemilu saat itu. Dalam email lain, Epstein juga menyebut sutradara Woody Allen yang berada di Paris.
Hingga artikel ini ditulis, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim belum memberikan tanggapan terkait dokumen DOJ yang menyebut namanya tersebut.

