PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Intime – PAM JAYA memperkuat komitmen penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama seluruh mitra kerja seiring masifnya pembangunan infrastruktur perpipaan di Jakarta.

Direktur Strategi dan Bisnis PAM JAYA, Anugrah Esa, mengatakan penguatan budaya K3 harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi maupun operasional.

Menurut dia, berbagai kejadian yang pernah terjadi di lapangan menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan disiplin dalam menerapkan K3. Penerapan K3, kata Esa, tidak boleh sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi dan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dihadiri Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi, jajaran direksi, serta perusahaan mitra kerja.

Kegiatan itu menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menerapkan standar keselamatan secara konsisten di setiap pekerjaan.

Selain sosialisasi K3, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan bagi pekerja. PAM JAYA memastikan tenaga kerja di lapangan mendapatkan perlindungan terhadap risiko kerja sehingga dapat menjalankan tugas secara aman.

Esa mengatakan tantangan penerapan K3 semakin besar seiring percepatan pembangunan infrastruktur untuk mengejar target 100 persen cakupan layanan perpipaan pada 2029. Tantangan tersebut juga dipengaruhi kondisi sebagian jaringan pipa PAM JAYA yang telah berusia lebih dari satu abad.

“Karena itu, penerapan K3 tidak boleh dipandang sekadar kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten demi melindungi pekerja, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Esa dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Direktur Teknik PAM JAYA, Akhmad Santika, menambahkan PAM JAYA akan membangun sekitar 7.000 kilometer jaringan pipa baru dalam beberapa tahun ke depan. Jaringan tersebut akan melengkapi jaringan perpipaan yang saat ini mencapai sekitar 13.000 kilometer.

Besarnya skala pembangunan tersebut, menurut Santika, harus diikuti dengan pengawasan K3 yang semakin ketat terhadap seluruh pekerjaan di lapangan.

“Pekerjaan pembangunan jaringan ke depan akan semakin masif. Karena itu, implementasi SOP K3 harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan,” kata Santika.

Ia mengatakan PAM JAYA juga tengah menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra kerja.

“Ke depan, identitas mitra akan dicantumkan pada standar PPDU maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan agar akuntabilitas semakin jelas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh mitra harus memiliki kepedulian yang sama terhadap penerapan K3 tanpa terkecuali,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi mengingatkan seluruh mitra kerja agar memiliki komitmen yang sama dalam mengutamakan keselamatan dalam setiap pekerjaan.

Menurut Prasetyo, keterlibatan dalam pembangunan infrastruktur PAM JAYA juga berarti ikut menjaga kepentingan dan keselamatan pelanggan.

“Oleh sebab itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, tertib, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh perusahaan mitra kerja sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjadikan penerapan K3 sebagai bagian dari budaya kerja dalam setiap pelaksanaan proyek PAM JAYA.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini