Persija Didenda Rp 90 Juta dan Suporter Dilarang Away Setengah Musim setelah Kericuhan Lawan Persita

Intime – Persija Jakarta mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah terjadi kericuhan dalam pertandingan melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS).

Macan Kemayoran dijatuhi denda total Rp 90 juta dan sanksi larangan suporter hadir dalam laga tandang selama setengah musim.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengumumkan hasil sidang Komdis PSSI terkait insiden dalam lanjutan Super League 2026-2027 tersebut.

Laga Persita melawan Persija menjadi sorotan setelah tuan rumah menang 3-2. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Persija pada musim ini.

Namun, pertandingan tersebut juga diwarnai kericuhan antarsuporter sejak jeda babak pertama hingga penghujung laga.

Atas insiden yang melibatkan oknum The Jakmania, Persija dikenai denda Rp 30 juta. Selain itu, suporter Persija dilarang hadir saat tim menjalani pertandingan tandang selama setengah musim di kompetisi Super League.

Sanksi tersebut mulai berlaku sejak hasil sidang diumumkan. Artinya, Jakmania tidak bisa mendampingi tim ketika bertandang ke markas Dewa United pada 31 Oktober 2026.

Persija juga mendapat hukuman tambahan berupa denda Rp 60 juta akibat pelanggaran pelemparan flare dan penyalaan petasan.

Jika digabungkan, total denda yang harus dibayar Persija mencapai Rp 90 juta. Sanksi tersebut belum termasuk larangan kehadiran suporter dalam laga tandang.

Tak hanya Persija, panitia pelaksana pertandingan Persita juga mendapat hukuman dari Komdis PSSI.

Panitia pelaksana Persita dijatuhi denda Rp 40 juta karena dinilai lalai menjalankan tanggung jawab dalam menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan.

Sanksi terhadap kedua tim dan panitia pelaksana diberikan menyusul insiden yang mencoreng pertandingan tersebut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini