PKS Minta Reshuffle Ketujuh Prabowo Berdampak ke Rakyat

Intime – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyoroti reshuffle ketujuh Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Mardani berharap perombakan kabinet tersebut tidak berhenti pada pergantian pejabat, tetapi mampu memberikan dampak bagi masyarakat.

Menurut Mardani, pemerintah perlu memperhatikan sejumlah survei yang menunjukkan adanya penurunan kepuasan publik. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi bahan evaluasi bagi Presiden dan jajaran pembantunya.

“Pertama, penurunan kepuasan publik yang diangkat beberapa lembaga survei tentu tidak bisa dianggap angin lalu. Mesti ada perubahan. Mesti banyak pembantu yang berani menyuarakan aspirasi rakyat,” kata Mardani, Sabtu (3/10).

Mardani kemudian menyoroti sektor ekonomi. Ia meminta pemerintah menjadikan penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan daya beli masyarakat sebagai prioritas.

“Kedua, perubahan di bidang ekonomi mendesak karena itu menjadi prioritas. Lapangan pekerjaan dan daya beli wajib menjadi prioritas,” ujarnya.

Prabowo melakukan reshuffle kabinet ketujuh pada Kamis (1/10/2026). Sebanyak 18 pejabat dilantik dalam perombakan tersebut. Sejumlah posisi yang berubah antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Perindustrian.

Selain itu, Prabowo membentuk posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang diisi Bahlil Lahadalia, yang juga tetap menjabat Menteri ESDM.

Mardani berharap jajaran baru dalam kabinet dapat segera bekerja dan menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

“Ketiga, perubahan ini moga bisa segera memberi angin positif bagi masyarakat. Ada pesan persatuan dari Presiden dengan mengajak semua bekerja sama,” katanya.

Ia menilai persatuan penting di tengah kondisi yang disebutnya sebagai masa sulit.

“Kita perlu persatuan di masa sulit,” imbuh Mardani.

Diketahui, Presiden Prabowo kembali merombak susunan menteri atau reshuffle kabinet kemarin. Tercatat, Prabowo telah melakukan reshuffle kabinet sebanyak tujuh kali sejak menjabat Presiden pada Oktober 2024.

Reshuffle kabinet Prabowo pertama kali dilakukan pada 19 Februari 2025. Kemudian berlanjut ke 8 September 2025.

Prabowo kembali melakukan pergantian kabinet pada 17 September. Kemudian reshuffle keempat terjadi di 8 Oktober 2025.

Reshuffle juga terlaksana pada April 2026, ada enam pejabat yang dirombak Prabowo, salah satunya pelantikan Menteri LH Jumhur Hidayat. Tercatat pada September 2026, Prabowo merombak posisi Menteri Keuangan, Purbaya digantikan oleh Suahasil Nazara.

Terakhir atau yang ketujuh sebanyak 18 pejabat dilantik Prabowo. Berikut daftarnya:

1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurahman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
12. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
13. Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
14. Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
15. Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman.
16. Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman.
17. Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
18. Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini