Pramono Lantik 368 Pejabat Pemprov DKI, Minta Guru Cegah Perundungan dan Kekerasan di Sekolah

Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (14/10).

Pelantikan tersebut mencakup 16 jenis jabatan fungsional yang tersebar di 13 perangkat daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 282 orang merupakan guru.

Pramono mengatakan, tenaga pendidik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta. Ia berharap para guru tidak hanya meningkatkan mutu pembelajaran, tetapi juga memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman bagi peserta didik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru, terutama guru fungsional yang baru dilantik hari ini. Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, pendidikan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi keluarga kurang mampu memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi.

Karena itu, ia meminta para guru turut mencegah kekerasan, perundungan, dan pelecehan seksual di lingkungan sekolah.

Pemprov DKI Jakarta juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan fasilitas dan perluasan akses bantuan. Program yang dijalankan meliputi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Sekolah Rakyat, serta persiapan Beasiswa LPDP Jakarta.

Dari 19 gedung sekolah yang ditargetkan menjalani rehabilitasi, sebanyak 18 gedung telah selesai dibangun. Sementara itu, satu gedung lainnya masih dalam pengerjaan.

Selain menekankan peningkatan kualitas pendidikan, Pramono mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai ketentuan.

“Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono mengapresiasi Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta yang memperoleh nilai akreditasi 95,06 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara instansi peserta penilaian Batch II.

Pramono menyebut capaian itu merupakan hasil kerja sama dan pengelolaan manajemen aparatur yang baik. Ia berharap seluruh aparatur sipil negara (ASN) terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan akuntabilitas.

Pemprov DKI juga menargetkan penguatan kualitas aparatur untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia. Pramono menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta telah mencapai 85,05 dan berada di posisi tertinggi secara nasional.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini