Intime – Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dievakuasi ke Palembang untuk menjalani proses identifikasi lanjutan oleh tim forensik.
Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalinsum Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB itu melibatkan sejumlah kendaraan dan memicu kebakaran hebat. Kondisi korban yang mengalami luka bakar serius membuat proses identifikasi harus dilakukan menggunakan metode disaster victim identification (DVI).
Seluruh korban sebelumnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Namun, pihak kepolisian kemudian memutuskan memindahkan jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Polda Sumsel di Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengatakan proses identifikasi dilakukan guna memastikan identitas korban secara akurat.
“Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan lalu lintas kami bawa ke RS Bhayangkara M Hasan Polda Sumsel untuk dilakukan proses identifikasi DVI,” kata Adithia.
Ia menegaskan proses identifikasi membutuhkan ketelitian karena kondisi korban sulit dikenali akibat luka bakar yang parah.
“Identifikasi ini penting agar identitas korban benar-benar dipastikan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Proses DVI dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, hingga uji DNA. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tim DVI Polda Sumsel dan sejumlah instansi terkait untuk mempercepat proses identifikasi.
Sementara itu, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang hangus terbakar di lokasi kejadian, telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

