Anies Baswedan Terima Penghargaan Freedom of the City of London

Intime– Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan The Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Inggris.

Anies menyebut penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan pengakuan atas kerja bersama yang pernah dilakukan, terutama saat memimpin Jakarta.

Pengalaman menerima penghargaan itu dibagikan Anies melalui akun Threads pribadinya, Sabtu (17/10). Ia menjelaskan, Guildhall merupakan balai kota bersejarah yang berdiri sejak abad ke-15 dan menjadi tempat berlangsungnya tradisi penganugerahan selama ratusan tahun.

“Penganugerahaan Freedom of the City of London adalah salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Tercatat sejak 1237, awalnya ia menandai status warga merdeka yang berhak berdagang di kota London. Kini ia diberikan kepada mereka yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik,” tulis Anies, Sabtu (17/10)

Prosesi berlangsung khidmat tanpa kamera yang menyala hingga seluruh rangkaian acara selesai. Upacara meliputi pembacaan deklarasi, penandatanganan buku besar, dan jabat tangan, sebelum ditutup dengan sambutan singkat.

Anies menyebut pencalonannya diajukan Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones. Prosesi dipimpin The City Remembrancer selaku kepala protokol, dengan didampingi Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor London periode 2021-2022. Fery turut hadir menyaksikan acara tersebut.

Sejumlah tokoh dunia yang pernah menerima penghargaan serupa antara lain Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, Tim Berners-Lee, dan Harry Kane.

Anies menegaskan, penghargaan itu juga membawa nama orang-orang yang pernah bekerja bersama dirinya.

“Kami sadar, yang dibawa masuk ke ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan kerja-kerja kami sebelumnya, terutama saat diberi amanah di Jakarta,” tulisnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi jembatan untuk memperkuat pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan London, termasuk bagi pemimpin daerah, insinyur, guru, serta generasi muda Indonesia.

“Dalam sambutan singkat, satu pesan disampaikan, kami ini ingin penghargaan ini diperlakukan sebagai pintu, bukan piala,” kata Anies.

Menutup sambutannya, Anies meneriakkan kata “Merdeka” yang disebutnya merepresentasikan makna kebebasan bagi bangsa Indonesia.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini