Intime – Founder Karsa City Lab Anies Baswedan mengungkap kerja sama dengan Google untuk mengembangkan sembilan kota dan wilayah di Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan kota yang berbasis data dan kebutuhan warga.
Sembilan kota dan wilayah yang masuk dalam kerja sama itu yakni Jakarta, Bandung, Solo, Medan, Malang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali.
Anies mengatakan nota kesepahaman (MoU) kerja sama tersebut telah diteken di kantor Google pada awal pekan ini.
“Kota yang baik itu dimulai dari keputusan yang berbasis data dan berpihak pada warganya. Prinsip ini yang kami pegang di Karsa City Lab bersama Google,” kata Anies melalui akun X pribadinya, @aniesbaswedan, Kamis (17/9)
Dia mengatakan kerja sama tersebut memiliki sejumlah sasaran yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Mulai dari mobilitas, lingkungan, hingga penguatan ekonomi kota.
“Tujuannya sederhana dan konkret. Jalan yang lebih mudah dilalui, lingkungan yang lebih terjaga, dan ekonomi kota yang bisa menghidupi warganya,” ujarnya.
Menurut Anies, Google akan memberikan wawasan teknis dan data geospasial untuk mendukung kolaborasi tersebut. Sementara Karsa City Lab akan membawa masukan dari pemerintah kota dan komunitas.
“Google bawa wawasan teknis dan data geospasial, Karsa City Lab bawa suara pemerintah kota dan komunitas. Semuanya dipertemukan di satu meja,” kata Anies.
Karsa City Lab selama ini membawa misi untuk membantu kota-kota di Indonesia meningkatkan kapasitas, kualitas, dan daya saing melalui pendekatan kolaboratif serta berbasis data. Fokusnya antara lain mencakup mobilitas, kelayakhunian, lingkungan, tata kelola, dan komunikasi strategis.
Anies berharap kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mengembangkan kota-kota Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.
“Kami yakin kota-kota Indonesia layak sejajar dengan kota-kota global lainnya. Melalui Karsa City Lab, kami akan membuktikannya,” pungkasnya.

