Bang Wibi: Gedung Sekolah Bisa Dibangun, Waktu Belajar Anak Tak Bisa Dikembalikan

Intime – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta segera menyiapkan solusi agar kegiatan belajar mengajar siswa SDN Cipete Utara 01 tetap optimal di tengah molornya pembangunan gedung sekolah yang telah tertunda lebih dari satu tahun.

Permintaan itu disampaikan Bang Wibi, panggilan bekennya, usai meninjau langsung SDN Cipete Utara 01 setelah menerima banyak keluhan dari para orang tua murid.

“Keterlambatan pembangunan terjadi akibat perubahan rencana yang berulang, termasuk wacana pembangunan gedung mixed use hingga 20 lantai,” kata Bang Wibi dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7).

Bang Wibi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wikayah (DPW) NasDem Jakarta,  mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menghentikan rencana tersebut dan memprioritaskan penyelesaian gedung SDN Cipete Utara 01.

Meski demikian, Bang Wibi menegaskan, persoalan yang dihadapi siswa selama masa pembangunan tidak boleh diabaikan. Saat ini, para murid harus menumpang di sekolah lain dan belajar secara bergantian pada siang hari, sehingga jam pelajaran mereka berkurang sekitar dua jam setiap hari.

“Kalau kondisi ini berlangsung selama satu tahun ajaran, berapa banyak waktu belajar yang hilang dari kehidupan mereka? Gedung yang terlambat masih bisa diselesaikan, tetapi waktu belajar dan masa tumbuh anak-anak tidak pernah bisa dikembalikan,” kata Bang Wibi.

Ia menambahkan, dampak keterlambatan pembangunan juga dirasakan para orang tua yang harus mengantar anak pada siang hari dan menjemput mereka pada sore hari di tengah kemacetan.

Karena itu, Bang Wibi meminta Disdik DKI tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga memastikan hak siswa untuk mendapatkan proses belajar yang optimal tetap terpenuhi.

“Saya sangat keberatan apabila pembangunan sekolah yang menggunakan anggaran besar justru dibayar dengan hilangnya waktu belajar anak-anak. Kita sedang membangun gedung sekolah, bukan mengorbankan pendidikan mereka. Jangan sampai gedungnya nanti berdiri megah, tetapi semangat belajar anak-anak telanjur runtuh,” tegas Bang Wibi.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini