Intime – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menilai rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V pada Pemilu 2029 merupakan hak konstitusional setiap warga negara.
Menurut Ganjar, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif, termasuk memilih daerah pemilihan yang diinginkan sepanjang memenuhi ketentuan perundang-undangan.
“Masyarakat punya hak. Dan negara melindungi hak turut serta dalam pemilihan, jadi siapa pun boleh (maju dari dapil Solo),” kata Ganjar dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7).
Ganjar mengatakan, keinginan Kaesang untuk bertarung di Dapil Solo merupakan hak politik yang patut dihormati. Apalagi, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu juga berasal dari Solo.
Ia pun menepis anggapan bahwa kehadiran Kaesang di Dapil Jawa Tengah V akan mengganggu atau memecah basis suara PDIP, termasuk bagi Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga maju dari daerah pemilihan tersebut.
“Bagi PDI Perjuangan, ini bukan soal siapa berhadapan dengan siapa, melainkan bagaimana rakyat diberi kesempatan menentukan pilihannya secara bebas dan demokratis,” ujarnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga optimistis provinsi tersebut tetap menjadi salah satu basis utama dukungan bagi PDIP pada Pemilu 2029.
Menurut dia, kepercayaan masyarakat terhadap partainya dibangun melalui kedekatan dengan rakyat, rekam jejak, dan kerja nyata yang selama ini dilakukan para kader.
“Kami menghormati setiap peserta pemilu, dan tetap percaya bahwa kedekatan dengan rakyat, rekam jejak, serta kerja nyata akan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memberikan mandat,” kata Ganjar.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep menyampaikan niatnya maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Surakarta, Sabtu (25/7).
Dalam kesempatan itu, Kaesang mengatakan wilayah kerja politiknya menjelang Pemilu 2029 difokuskan di Kota Solo. Ia meminta seluruh kader PSI membagi wilayah kerja secara jelas agar tidak terjadi tumpang tindih dalam upaya merebut dukungan masyarakat.

