Intime – Panitia Silaturahmi Nasional (Silatnas) Alkhairaat menggelar acara syukuran sekaligus peluncuran resmi rangkaian kegiatan Silatnas di Sekretariat Panitia Silatnas Alkhairaat, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).
Acara ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi besar keluarga besar Alkhairaat di tingkat nasional.
Ketua Panitia Silatnas Alkhairaat, Samsudin M. Pay, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa momentum ini diselenggarakan untuk memantapkan seluruh tahapan persiapan menuju puncak acara.
“Peluncuran ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Silatnas. Kami berharap agenda ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi seluruh keluarga besar Alkhairaat serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Samsudin di Jakarta Selatan, Kamis (29/10).
Silatnas Alkhairaat dijadwalkan berlangsung pada 30 November 2026 mendatang dengan mengusung tema besar “Mengukuhkan Kepribadian dan Kemandirian Umat Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Pertemuan akbar ini dirancang sebagai wadah konsolidasi strategis menyongsong usia satu abad Alkhairaat pada tahun 2030, sekaligus memperkokoh pengabdian organisasi kepada bangsa dan negara.
Saat ini, Alkhairaat telah berkembang luas di 28 provinsi serta 80 kabupaten/kota. Mengelola sekitar 2.000 madrasah dan tiga perguruan tinggi, pergerakan di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial ini tercatat melayani sekitar 20 juta umat. Memasuki abad kedua, Alkhairaat bertekad memperluas jejaring pengabdian hingga ke pelosok nusantara.
Melalui seruan moral “Guru Tua Memanggil”, segenap pengurus dan Abnaul Khairaat mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan memperkuat pendidikan agama sejak usia dini. Semboyan Bil ilmi wal akhlak lakul muna ditegaskan sebagai pilar utama bahwa ilmu dan akhlak adalah landasan meraih cita-cita bangsa.
Di sisi kebangsaan, Alkhairaat berkomitmen menjaga keutuhan Indonesia melalui dakwah amar makruf nahi mungkar yang moderat, toleran, dan menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Organisasi ini juga menegaskan sikap menghormati proses demokrasi serta mendukung penuh program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Melalui perhelatan Silatnas 2026, Alkhairaat optimistis mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat, memperluas dampak pengabdian, serta mengawal pendidikan dan dakwah demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

