Intime – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi sebanyak tiga kali pada Selasa (20/10) pagi.
Petugas mencatat durasi letusan terlama terjadi selama 32 detik.
Berdasarkan data BPBD Lampung, tiga kali letusan tersebut terjadi pada pukul 06.27 WIB, 06.40 WIB, dan 06.57 WIB.
Meski visual erupsi tidak teramati, letusan terekam jelas pada seismograf.
“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 52 mm dan durasi 32 detik. Status selesai,” ungkap BPBD Lampung, Selasa (20/10).
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau bertahan di Level III (Siaga).
PVMBG mewanti-wanti masyarakat dan wisatawan agar mematuhi zona bahaya dengan tidak memasuki wilayah radius 5 km dari kawah aktif.
Warga di sekitar pantai Banten dan Lampung diminta tetap waspada terhadap ancaman lontaran batu pijar maupun hujan abu lebat, namun diimbau tetap tenang menjalankan aktivitas harian sesuai arahan BPBD setempat.

