Isu Listyo Sigit hingga Dedi Mulyadi Merapat ke PSI, Badaruddin: Dinamika Pilpres 2029

Intime – DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons isu masuknya sejumah tokoh nasional seperti mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke partainya. PSI menilai rumor tersebut sebagai hal yang lumrah dalam peta politik menuju Pilpres 2029.

“Wacana bergabungnya sejumlah tokoh nasional ke PSI, mulai dari Pak Listyo Sigit Prabowo hingga Kang Dedi Mulyadi (KDM), harus dilihat sebagai dinamika politik yang wajar menjelang Pilpres 2029,” kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP PSI, Badaruddin Andi Picunang, Rabu (28/10).

Namun demikian, Badaruddin mengingatkan masyarakat agar tidak menyamakan spekulasi politik di media dengan sikap atau keputusan resmi dari tokoh-tokoh tersebut.

Di sisi lain, ia tidak menampik bahwa terbukanya pintu bagi para tokoh bangsa bergabung menjadi sinyal positif. Momentum ini dapat memperkokoh posisi PSI dalam jajaran partai politik besar di tanah air.

“Saya melihat bahwa terbukanya peluang bagi tokoh-tokoh nasional untuk bergabung merupakan momentum untuk memperkuat PSI sebagai partai yang semakin diperhitungkan dalam politik nasional,” jelasnya.

Kendati demikian, Badaruddin memberikan catatan kritis agar PSI tidak terjebak pragmatisme politik figur. Kehadiran tokoh ternama dinilai tidak boleh sekadar dijadikan alat mendongkrak suara elektoral semata.

“Lebih dari itu, PSI harus mampu membangun soliditas organisasi, memperkuat kaderisasi, menyatukan visi perjuangan, serta menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Badaruddin.

Ia menekankan pentingnya penerjemahan popularitas menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan publik, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pembenahan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Pada akhirnya, PSI harus menjadi rumah politik yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki komitmen terhadap demokrasi, integritas, dan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Badaruddin menegaskan, siapa pun figur yang nantinya resmi bergabung, tujuan utama perjuangan partai tetap satu, yakni mengabdi demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini