Intime – Direktur P3S Jerry Massie mengkritik langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Jerry menilai langkah itu tidak memiliki urgensi.
Jerry bahkan mencurigai adanya kaitan antara agenda tersebut dan demonstrasi mahasiswa UI yang baru berlangsung. Dia meminta polisi menyelidiki motif aksi mahasiswa tersebut.
“Padahal baru saja demo mahasiswa UI. Saya curiga dan duga Gibran punya andil dalam demo mahasiswa UI. Soalnya bersamaan dengan demo mahasiswa UI,” kata Jerry di Jakarta, Sabtu (22/8).
Dia mengatakan aparat perlu memastikan demonstrasi mahasiswa benar-benar murni sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Jerry menduga aksi tersebut berpotensi ditunggangi kepentingan politik.
“Harusnya yang ke NTT bukan Gibran, tapi Jokowi yang dinobatkan sebagai raja NTT. Jokowi harus datang membawa bantuan buat bencana bukan hanya main raja-rajaan baru datang ke NTT,” ujarnya.
Jerry juga mempertanyakan alasan mahasiswa UI ikut dalam agenda Gibran ke NTT. Dia menduga langkah tersebut berkaitan dengan upaya Gibran memperkuat dukungan politiknya.
Selain itu, Jerry mengaitkan agenda tersebut dengan sayembara Rp 1,2 miliar yang disebut dibuat Denny Indrayana terkait pembuktian ijazah asli Gibran.
“Jadi Gibran menggandeng mahasiswa untuk memperkuat dukungannya. Kalau kaum buruh tak mungkin lantaran pimpinan buruh sudah jadi Menteri Prabowo,” pungkasnya.
Meski demikian, tudingan Jerry mengenai dugaan keterlibatan Gibran dalam demonstrasi mahasiswa UI dan kaitannya dengan isu ijazah belum disertai bukti. Pihak Gibran juga belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.

