Intime – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (13/10). Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dadang hadir didampingi Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.
Dalam pertemuan itu, Pramono menyambut baik kedatangan jajaran Polda Metro Jaya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi warga Jakarta.
Pramono juga mengapresiasi pengamanan pertandingan sepak bola Persija melawan Persib yang berlangsung aman dan lancar. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu wujud kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian.
Selain keamanan, Pramono menyatakan kesiapan Pemprov DKI mendukung program Kapolri berupa pembebasan biaya transportasi umum bagi pencari kerja. Fasilitas tersebut mencakup layanan Transjakarta, LRT, dan MRT untuk mempermudah mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Dadang menegaskan komitmen Polda Metro Jaya mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menangani berbagai persoalan di Jakarta.
Upaya tersebut mencakup penanganan kawasan rawan narkoba, pemberdayaan masyarakat, hingga penataan kawasan permukiman. Kepolisian juga berupaya membangun karakter generasi muda melalui edukasi di sekolah.
Materi edukasi meliputi pencegahan perundungan, pembiasaan adab dan etika di ruang publik, kepatuhan terhadap hukum, serta keselamatan berlalu lintas dan keselamatan diri.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas optimalisasi penggunaan kamera pengawas atau CCTV, penguatan sistem keamanan transportasi umum untuk mencegah tindak kejahatan, serta pengembangan sistem pengamanan kota terpadu.
Dadang mengatakan, upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Peran aktif masyarakat dan kolaborasi lintas instansi dinilai penting untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini.
“Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta,” ujar Dadang.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Jakarta.

