Intime – Baru dua minggu menjadi Agen Perlinsos, Ilham Prayoga (26 tahun), pemuda asal Kabupaten Lebak, Banten, mampu mendaftarkan lebih dari 200 orang tetangganya menjadi calon penerima bantuan sosial. Agen Perlinsos merupakan relawan yang membantu pemerintah untuk mengajak warga mencatatkan identitas diri pada Perlinsos Digital.
Perlinsos Digital menjadi langkah penting pemerintah dalam memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan kepada masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi dan integrasi data lintas kementerian serta lembaga, pemerintah ingin memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak, sekaligus mencegah penerima yang tidak memenuhi syarat.
Dan salah satu ujung tombak Perlinsos Digital ini adalah Agen Perlinsos yang saat ini dijalani Ilham. Di tengah kesibukannya sebagai freelancer, Ilham masih menyempatkan diri untuk berperan sebagai Kawan Perlinsos, yakni membantu warga sekitar mencatatkan identitas di Perlinsos Digital.
Aksi Ilham didasari oleh kepedulian dia terhadap tetangga yang notabene layak menerima bantuan pemerintah, namun terkendala akses informasi serta ketidakpahaman teknologi.
Berbekal informasi resmi dari media sosial Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial, Ilham memutuskan mendaftarkan diri sebagai agen tanpa mendapat imbalan atau upah.
“Alasannya sih, saya melihat dari lingkungan sekitar ya. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dari pemerintah, cuma mereka itu belum terdaftar. Karena tergerak dari hati melihat masyarakat, (terutama) yang lansia, saya pengin bantu saja,” ujar Ilham.
Salah satu momen yang membuat dia terharu dan bersemangat menjadi Agen Perlinsos adalah saat membantu seorang ibu lansia mendaftarkan diri. Ibu itu hidup sebatang kara.
Ilham meyakini, ibu lansia ini amat layak untuk mendapat bansos. Untuk itu, dia tergerak untuk membantu sang ibu.
“Ibu itu tidak punya keluarga, hidup sendiri, dan rumahnya kurang layak. Begitu saya daftarin, dan di situ keterangannya layak, ibunya benar-benar langsung memeluk saya dan bilang terima kasih banyak. Di situ saya merasa senang banget bisa ngebantu orang lain,” tuturnya.
Dia semakin bersemangat karena orang tua mendukung penuh. “Orang tua selalu mendukung selama itu baik. Apalagi Ibu tuh bangga banget saya bisa ngebantu orang-orang di sini,” ujar Ilham.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) mengintegrasikan data dari 8 instansi secara real-time melalui Digital Public Infrastructure (DPI). Perlinsos Digital merupakan sistem perlindungan terintegrasi pertama di Indonesia yang dibangun di atas DPI.
Perlinsos Digital memudahkan warga mendaftar bantuan sosial, memverifikasi kelayakan, hingga mengajukan sanggah data secara mandiri.
Keberadaan Agen Perlinsos di setiap kabupaten/kota berkontribusi membantu masyarakat mendapatkan akses bantuan sosial dari pemerintah. Setiap tahunnya, pemerintah mengalokasikan Rp500 triliun untuk bansos. Keberadaan Agen Perlinsos ini membantu pemerintah menyalurkan bansos secara tepat sasaran.
Pengalaman dan kisah inspiratif Ilham Prayoga sebagai Agen Perlinsos di Kabupaten Lebak ini dapat disaksikan selengkapnya dalam program Podcast Sinergi Indonesia di saluran YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI.

