Intime – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang aset rampasan yang berkaitan dengan perkara korupsi. Kali ini, enam aset milik mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih atau ANS Kosasih, ditawarkan melalui lelang negara.
Enam aset tersebut terdiri dari dua unit apartemen dan dua unit retail di Apartemen The Smith, serta dua unit retail di Springwood Residence, Kota Tangerang, Banten.
Berdasarkan informasi lelang, total nilai limit keenam aset itu mencapai sekitar Rp 11,68 miliar. Sementara itu, total uang jaminan yang harus disetorkan peserta lelang mencapai Rp 4,3 miliar.
Lelang diselenggarakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I. Batas akhir penawaran ditetapkan pada 22 Oktober 2026 pukul 10.30 WIB.
Dua unit apartemen yang dilelang berada di Apartemen The Smith, Jalan Jalur Sutera Kavling 7A, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Unit pertama merupakan tipe SOHO-A dengan luas 124 meter persegi, berada di lantai 16 nomor 1618. Unit tersebut memiliki dua lantai dengan bagian atas berbentuk mezzanine. Di dalamnya terdapat dapur dan kamar mandi, tetapi tidak dilengkapi perabotan.
Harga limit apartemen ini ditetapkan sebesar Rp 2.633.482.000 dengan uang jaminan Rp 800 juta.
Objek tersebut tidak dilengkapi dokumen kepemilikan asli. Dokumen yang tersedia berupa surat pesanan unit tertanggal 6 April 2021 dan berita acara serah terima tertanggal 21 Januari 2023.
Unit kedua merupakan tipe SOHO-E seluas 126 meter persegi di lantai 16 nomor 1619. Kondisinya serupa dengan unit SOHO-A, yakni terdiri dari dua lantai dengan mezzanine dan tidak dilengkapi perabotan.
Apartemen tersebut memiliki harga limit Rp 2.847.785.000 dan uang jaminan Rp 900 juta. Dokumen yang tersedia berupa surat pesanan unit tertanggal 6 Februari 2021 dan salinan akta perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) tertanggal 29 Januari 2022.
Selain apartemen, KPK melelang dua unit retail di The Smith. Unit retail nomor 08 berada di lantai UG dengan luas 78,99 meter persegi. Harga limitnya Rp 1.505.591.000 dengan uang jaminan Rp 650 juta.
Dokumen yang tersedia meliputi surat pesanan unit tertanggal 9 Agustus 2021, salinan akta PPJB tertanggal 29 Juli 2022, serta berita acara serah terima unit tertanggal 21 Januari 2023.
Unit retail nomor 09 berada di sebelahnya, dengan luas 67,09 meter persegi dan posisi di sudut atau hook. Harga limitnya Rp 1.521.830.000 dengan uang jaminan Rp 600 juta. Dokumen yang tersedia berupa surat pesanan unit tertanggal 9 Agustus 2021 dan salinan PPJB tertanggal 20 Juli 2023.
Dua unit retail lainnya berada di Springwood Residence, Jalan Kyai Maja Nomor 1, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Retail nomor RGF 09 memiliki luas 61,16 meter persegi. Unit ini ditawarkan dengan harga limit Rp 1.548.582.000 dan uang jaminan Rp 650 juta. Dokumen yang tersedia berupa surat pesanan unit tertanggal 14 Februari 2023 dan salinan berita acara serah terima.
Sementara itu, retail nomor RGF 10 memiliki luas 64,4 meter persegi. Harga limitnya Rp 1.630.619.000 dengan uang jaminan Rp 700 juta. Dokumen yang tersedia berupa surat pesanan unit tertanggal 14 Februari 2023.
Seperti sejumlah objek lainnya, kedua unit retail di Springwood Residence tersebut tidak dilengkapi dokumen kepemilikan asli.
ANS Kosasih merupakan terpidana kasus korupsi investasi fiktif PT Taspen. Mahkamah Agung menolak kasasinya sehingga ia tetap dihukum 10 tahun penjara. Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sekitar Rp 35 miliar.
Dalam perkara tersebut, Kosasih didakwa terlibat dalam investasi reksa dana I-Next G2 menggunakan portofolio PT Taspen tanpa didukung analisis investasi yang memadai. Jaksa menyebut tindakan itu dilakukan bersama Ekiawan dan berkaitan dengan pelepasan Sukuk SIA-ISA 02 melalui investasi reksa dana tersebut.
Jaksa juga menyatakan perbuatan itu memperkaya Kosasih senilai lebih dari Rp 28,45 miliar, selain sejumlah mata uang asing. Uang tersebut disebut digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian tanah dan tas bermerek.
Pelelangan aset rampasan ini menjadi bagian dari upaya pengelolaan barang rampasan negara melalui mekanisme lelang.

