Luhut Sebut Ijazah Tak Penting, Jerry Massie: Bubarkan Saja Kampu

Intime – Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie merespons pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut ijazah tidak penting. Jerry melontarkan sindiran keras dengan menyatakan kampus-kampus di Indonesia sebaiknya dibubarkan jika ijazah memang dianggap tidak penting.

“Bubarkan aja kampus-kampus di Indonesia kalau ijazah sudah tak penting. Bubarkan aja sekolah Luhut di Sumatera Utara. Perkataan ini sangat menyakiti kaum akademisi,” kata Jerry kepada awak media, Senin (12/10).

Jerry menilai pernyataan Luhut berbahaya bagi dunia pendidikan karena bisa memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap pentingnya sekolah dan ijazah.

Ia juga menuding Luhut menyampaikan pernyataan tersebut karena membela mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tuduhan itu disampaikan Jerry sebagai penilaian pribadinya.

“Pernyataan Luhut ini bagaikan dia tak sekolah dan tak punya ijazah SMA. Bagi saya, Luhut ini bapak perusak pendidikan Indonesia. Menyebutkan ijazah tak penting, artinya secara filosofis tak perlu sekolah biar kita bodoh dan buta huruf,” ujarnya.

Tak hanya mengkritik pernyataan Luhut, Jerry turut menyerang kinerja pemerintahan Jokowi. Ia mempertanyakan kontribusi Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap Indonesia.

Jerry juga menyampaikan sejumlah tudingan mengenai pengelolaan sumber daya alam, korupsi, dan utang negara. Namun, klaim-klaim tersebut merupakan pernyataan Jerry yang memerlukan verifikasi dan tidak disertai bukti pendukung dalam keterangan yang diberikan.

Selain itu, Jerry meminta agar aset Luhut menjadi perhatian publik dan diaudit. Ia menyebut aset Luhut bernilai Rp 1,9 triliun, tanpa merinci dasar perhitungan maupun dokumen yang mendukung klaim tersebut.

Menurut Jerry, pejabat dan tokoh publik seharusnya lebih bijaksana dalam berbicara. Sebab, pernyataan mereka dapat memicu pro dan kontra serta menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Ia menilai tokoh publik semestinya mendorong anak muda untuk mengenyam pendidikan tinggi, mengembangkan inovasi, dan membangun pola pikir berdasarkan kajian ilmiah.

“Harusnya dia mendorong anak muda untuk sekolah setinggi mungkin untuk menggapai cita-cita. Mengajak para generasi muda untuk mengedepankan inovasi, mengembangkan pemikiran-pemikiran brilian berbasis kajian ilmiah, membangun logika berpikir,” pungkasnya.

Polemik ini berangkat dari pernyataan Luhut mengenai ijazah. Konteks lengkap pernyataan tersebut dan tanggapan Luhut atas kritik Jerry belum tercantum dalam bahan yang disampaikan.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini