Intime – Presiden RI Prabowo Subianto berencana menyalurkan kredit sebesar Rp 400 triliun untuk petani, nelayan, serta masyarakat berpenghasilan rendah pada 2027. Penyaluran kredit ini ditargetkan menyasar hingga 28 juta keluarga.
“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita Insya Allah terwujud. Saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani nelayan dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Prabowo dalam Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis (22/10).
Rencana penyaluran kredit ini merujuk pada keberhasilan program pembiayaan tahun 2026 dan guna memperluas akses keuangan di dalam negeri. Berdasarkan data TPAKD, kredit produktif telah berhasil disalurkan sebesar Rp53,15 triliun kepada 2.106.401 debitur hanya dalam periode Agustus-Oktober 2026.
Prabowo menjelaskan pemerintah menganggarkan pembiayaan lebih besar demi menyasar lebih banyak masyarakat kelas bawah yang selama ini masih sulit mendapatkan akses finansial.
“Nanti sasarannya adalah kurang lebih 28 juta keluarga, kalau dengan istri dan anak itu berarti kali 4 Kurang lebih 100 juta rakyat kita. Itu kemampuan kita sekarang,” ucap dia.
Presiden mengungkapkan besaran penyaluran kredit ini bisa bertambah dengan berbagai langkah yang dilakukan pemerintah untuk menambah penerimaan negara. Misalnya, dengan memaksimalkan izin usaha pertambangan (IUP) yang memiliki potensi nilai hingga ribuan triliun.
“Sebagai contoh, baru saja saya menerima laporan bahwa ada lima konsesi, lima IUP, dari sekian ratus IUP. Lima IUP memiliki cadangan proven. Proven yang sudah didasarkan atas studi cadangan JORC (Joint Ore Reserves Committee) namanya. Nilainya itu adalah Rp5.400 triliun, 300 miliar dolar,” jelasnya.
Menurut Prabowo, jika potensi tersebut betul-betul dimaksimalkan, pemerintah bisa lebih banyak membantu masyarakat melalui penyaluran kredit kerakyatan.
“Kalau kita bisa mengamankan sumber-sumber alam kita yang sangat luar biasa, berarti kemampuan kita akan lebih saudara-saudara. Kemampuan kita akan lebih,” pungkasnya.

