Pramono Anung Dorong Kolaborasi Kampus dan Swasta untuk Wujudkan Jakarta Kota Global

Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor swasta untuk menghadirkan inovasi dalam menjawab berbagai persoalan perkotaan.

Menurut Pramono, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan Gedung Universitas Ciputra Jakarta sekaligus memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Dian Auditorium, Universitas Ciputra Jakarta, Jakarta Barat, Kamis (15/10).

“Kuliah umum ini menjadi ruang untuk berdiskusi dengan mahasiswa mengenai tantangan nyata yang dihadapi Jakarta dalam perjalanannya menuju kota global. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemerataan kesempatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Pramono.

Ia mengatakan, pembangunan Jakarta tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas hidup.

Karena itu, pengembangan transportasi, penataan ruang publik, dan integrasi kawasan harus diarahkan untuk memperlancar mobilitas sekaligus membuka peluang ekonomi, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di bidang pendidikan, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Kedua program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan agar keterbatasan ekonomi tidak menghalangi generasi muda melanjutkan sekolah maupun kuliah.

Pramono juga menyoroti perlunya inovasi pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal. Keterlibatan sektor swasta dan perguruan tinggi dinilai dapat membantu pemerintah mencari solusi, dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik.

Menurut dia, perguruan tinggi harus berperan lebih luas daripada sekadar menghasilkan lulusan. Kampus diharapkan menjadi pusat riset dan pengembangan solusi untuk persoalan transportasi, pengelolaan sampah, hingga ekonomi kreatif.

Pramono berharap, Gedung Universitas Ciputra Jakarta dapat memperluas ruang pembelajaran, penelitian, dan pengembangan inovasi bagi generasi muda.

Sementara itu, Managing Director Ciputra, Harun Hajadi, mengatakan kehadiran Universitas Ciputra Jakarta merupakan komitmen Ciputra Group dan Yayasan Ciputra Pendidikan untuk memperluas kontribusi di bidang pendidikan tinggi di Jakarta.

Menurut Harun, peresmian gedung tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan awal dari komitmen baru dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini