Intime – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan sejumlah imbauan kepada masyarakat untuk menghadapi paparan abu vulkanik.
Anies menyampaikan pesan tersebut setelah melihat abu vulkanik menempel di kendaraan dan rumahnya. Kondisi itu membuatnya mengurungkan niat untuk berangkat mengikuti car free day (CFD).
“Pagi ini sebetulnya kami akan berangkat CFD, tapi ternyata banyak abu vulkanik, termasuk di rumah kita. Lihat nih, ini mobil penuh dengan abu vulkanik,” kata Anies, Minggu (6/9)
Anies mengimbau masyarakat sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan orang yang memiliki gangguan pernapasan.
Bagi masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah, ia menyarankan penggunaan masker yang dapat memberikan perlindungan lebih baik, seperti N95 atau KN95.
“Idealnya jenis N95 atau KN95, bukan sekadar masker kain tipis. Tapi tidak perlu panik-panik ya,” ujarnya.
Anies juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai abu vulkanik yang mengandung silika. Menurut dia, material tersebut dapat menggores kulit dan permukaan kaca, serta berisiko terhadap paru-paru apabila terhirup terus-menerus.
Ia juga meminta masyarakat melindungi mata dengan menggunakan kacamata. Bagi pengguna soft lens, Anies menyarankan agar melepasnya ketika berada di tengah paparan abu.
Jika mata terkena abu, masyarakat diminta tidak menggosoknya. Anies menyarankan mata segera dibilas menggunakan air bersih.
Selain itu, pintu, jendela, dan tandon penampungan air sebaiknya ditutup agar abu tidak masuk ke dalam rumah ataupun mencemari persediaan air.
Saat membersihkan kendaraan, halaman, motor, kaca, atau perabot yang terkena abu, Anies mengingatkan agar permukaan terlebih dahulu disiram menggunakan banyak air.
“Jangan sampai digosok pada saat masih kering. Karena nanti akan bisa tergores,” katanya.
Anies juga meminta pengendara tidak menggunakan wiper ketika kaca mobil tertutup abu karena partikel tersebut berpotensi menggores permukaan kaca.
Jika harus berkendara, masyarakat diminta melaju dengan hati-hati karena abu dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.
Terakhir, Anies mengingatkan masyarakat untuk terus memperbarui informasi mengenai kondisi abu vulkanik dan memperhatikan orang-orang di sekitar yang mungkin membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan.

