Rupiah Kembali Tertekan, Sentuh Rp18.031 per Dolar AS di Awal Pekan

Intime – Nilai tukar rupiah kembali memulai perdagangan awal pekan di zona negatif. Pada Senin (3/8) pagi, mata uang Garuda dibuka melemah 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp18.031 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih belum sepenuhnya mereda. Meski penurunannya relatif tipis, pergerakan tersebut mencerminkan pelaku pasar masih berhati-hati menyikapi berbagai sentimen global, mulai dari penguatan dolar AS, arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), hingga perkembangan ekonomi dunia.

Di sisi domestik, pasar juga menanti sejumlah data ekonomi yang berpotensi memengaruhi arus modal asing dan pergerakan nilai tukar dalam beberapa hari ke depan.

Analis menilai rupiah masih berpeluang bergerak fluktuatif sepanjang pekan. Selama sentimen eksternal belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, mata uang domestik diperkirakan masih berada di bawah tekanan meski peluang penguatan tetap terbuka jika didukung masuknya aliran modal asing dan membaiknya sentimen pasar.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini