Intime – PAM JAYA kembali melanjutkan program pembagian toren air gratis bagi warga Jakarta sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan air minum yang merata dan berkeadilan.
Program ini merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM JAYA terkait bantuan sosial kemasyarakatan bagi warga.
Program bantuan ini menyasar pelanggan PAM JAYA kategori 2A1 dan 2A2 dengan luas bangunan kurang dari 70 meter persegi. Sasaran tersebut ditetapkan agar bantuan tepat guna dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan fasilitas penyimpanan air.
Salah satu penerima bantuan, Sri, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menilai bantuan toren air meringankan beban keluarga karena tidak perlu membeli fasilitas penyimpanan air secara mandiri.
“Kami merasa terbantu karena tidak perlu membeli toren. Ini sangat berguna bagi keluarga kami. Terima kasih atas perhatian pemerintah daerah dan PAM JAYA,” ujar Sri, Senin (23/2).
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dari sisi pelanggan. Menurutnya, akses air tidak hanya terkait jaringan perpipaan, tetapi juga ketersediaan sarana penyimpanan air di rumah tangga.
Ia menambahkan, program toren gratis diharapkan dapat membantu keluarga memiliki cadangan air yang lebih aman dan stabil, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan suplai terbatas. PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026.
Peninjauan dan penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, serta Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta Dewi Rano Karno sebagai bentuk dukungan terhadap program yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pada tahap awal, program telah merealisasikan pembagian 100 toren di wilayah Padamulya, Angke, Jakarta Barat. Selanjutnya, sebanyak 150 toren didistribusikan kepada warga Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Jakarta. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai unsur kewilayahan, program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air rumah tangga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

