Trauma Keracunan, SMPN 1 Kabuh Jombang Tolak MBG

Intime – Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Kabuh, Jombang, mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangunan. Peristiwa itu membuat para siswa trauma hingga sekolah memutuskan untuk sementara tidak membagikan MBG.

Kepala SMPN 1 Kabuh Suprihadiono mengatakan, pihak sekolah menerima MBG sejak Oktober 2025 dan selama ini tidak mengalami persoalan. Namun, kondisi berbeda terjadi setelah pembagian MBG pada Rabu (2/9).

“Ini kan pencanangan program pemerintah seperti ini. Kita kan ini kejadian luar biasa. Jadi, kita itu sudah terima MBG mulai Oktober 2025. Sampai sekarang tidak ada masalah, baru kemarin mungkin ada sedikit masalah,” kata Suprihadiono kepada wartawan, Jumat (4/9).

Dinas Kesehatan Jombang mencatat sebanyak 256 siswa dan guru mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap MBG tersebut.

Menu yang dibagikan saat itu terdiri dari nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih, dan brokoli.

Para korban mengalami sejumlah gejala, seperti sakit perut, mual, muntah, pusing, dan diare sejak Rabu sore hingga malam. Dari jumlah tersebut, 81 siswa masih mengalami keluhan pada Jumat pagi sehingga harus dibawa ke tiga klinik dan puskesmas.

Sebanyak tujuh siswa bahkan masih menjalani rawat inap di Puskesmas Kabuh karena kondisi mereka lemas.

Atas kejadian tersebut, sekolah memutuskan tidak membagikan MBG dari SPPG Mangunan untuk sementara waktu. Suprihadiono mengatakan keputusan itu diambil karena siswa masih mengalami trauma.

“Hari ini sementara anak-anak masih trauma, kita ndak bagikan dulu. Ini kita koordinasi nanti dengan SPPG dan dengan teman-teman dan pihak yang terkait. Kita ndak berani memutuskan,” ujarnya.

SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta, diketahui menyediakan 2.899 porsi MBG setiap hari untuk 19 sekolah penerima manfaat. Di SMPN 1 Kabuh, terdapat 639 siswa dan 47 guru serta karyawan yang menjadi penerima.

Meski demikian, tidak seluruh penerima MBG di sekolah tersebut mengalami keracunan. Berdasarkan keterangan sejumlah korban, udang saus padang diduga menjadi penyebab karena disebut mengeluarkan aroma kurang sedap.

Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini