3 ASN Ditembak Saat Distribusi Bantuan di Jayawijaya, Dave Laksono Minta Keamanan Diperkuat

Intime – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengecam penembakan terhadap tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas distribusi bantuan pangan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Penembakan tersebut terjadi pada Rabu (9/9) sore. Dave menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menilai peristiwa itu sangat memprihatinkan karena terjadi ketika para ASN sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban dalam peristiwa penembakan terhadap tiga orang masyarakat yang sedang menjalankan tugas distribusi bantuan pangan di Kampung Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan,” ujar Dave dalam keterangannya, Kamis (10/9)

Menurut Dave, tindakan kekerasan terhadap masyarakat yang tengah menjalankan tugas tidak dapat dibenarkan. Selain mengancam keselamatan jiwa, penembakan tersebut dinilai dapat mengganggu pelayanan pemerintah dan menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat.

Dave mengatakan, berdasarkan laporan awal yang diterimanya, rombongan yang berada di lokasi berjumlah delapan orang. Lima orang lainnya berhasil menyelamatkan diri dan mengamankan diri di Puskesmas Muliama.

Sementara itu, aparat keamanan telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan penyisiran.

Dave meminta keselamatan seluruh masyarakat dan petugas di sekitar lokasi menjadi perhatian utama. Ia juga meminta kondisi para korban segera dipastikan dan memperoleh penanganan yang diperlukan.

Selain itu, Dave mendorong agar kronologi penembakan didalami secara menyeluruh. Langkah tersebut diperlukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab sehingga dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave mengatakan pihaknya mencermati perkembangan situasi keamanan di Papua, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan petugas yang menjalankan pelayanan pemerintah.

Menurut dia, penegakan keamanan harus dilakukan secara tegas, terukur, dan profesional. Namun, upaya tersebut tetap harus mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat.

Dave menegaskan kekerasan tidak boleh membuat pelayanan pemerintah kepada warga terhenti.

“Kekerasan seperti ini tidak boleh mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelayanan pemerintah kepada warga,” katanya.

Ia meminta situasi di Muliama segera dikendalikan dan keamanan masyarakat dipastikan. Dave juga berharap aparat menindaklanjuti penembakan tersebut secara serius agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini