Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai akan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026. Saat ini proyek sepanjang 6,4 kilometer itu masih menjalani tahap uji coba untuk memastikan seluruh sistem aman sebelum dibuka bagi publik.
“Bulan Agustus nanti sudah full operasi,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, (13/5).
Pramono menegaskan aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pengoperasian moda transportasi tersebut. Karena itu, seluruh tahapan komisioning dilakukan ketat sebelum layanan dibuka secara komersial.
“Keamanan untuk LRT itu top priority,” ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan pengerjaan fasilitas bangunan kini sudah memasuki tahap finishing. Pemprov DKI bersama operator terus mempercepat penyelesaian proyek agar target operasi pada Agustus tidak molor.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan pihaknya tengah melakukan uji coba lintasan dari Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pasar Pramuka sejauh 3,6 kilometer.
Menurut Iwan, pengujian dilakukan menyeluruh mulai dari jalur rel, persinyalan, kelistrikan, komunikasi hingga integrasi operasional guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.
“Tahapan ini kami lakukan secara mendetail agar LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman digunakan masyarakat,” kata Iwan.
Setelah beroperasi penuh, koridor baru LRT Jakarta itu diproyeksikan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang per hari sekaligus memperkuat konektivitas transportasi publik di ibu kota.

