Intime – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak membantah kabar yang menyebut anaknya terlibat bullying atau perundungan di sekolah Insan Cendekia Madani (ICM).
Dahnil meminta kabar tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah. Dia menyebut informasi yang beredar di media sosial sebagai hoaks.
“Tanya ke ICM, tanya ke sekolahnya. Kan sekarang hoax banyak sekali,” kata Dahnil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9).
Isu tersebut sebelumnya beredar melalui sebuah unggahan di media sosial Threads. Dalam unggahan itu disebutkan terjadi dugaan perundungan di ICM.
Pengunggah mengaku sebagai orang tua korban. Identitas korban tidak disebutkan dalam unggahan tersebut.
Dalam narasi yang beredar, salah satu orang yang disebut sebagai pelaku diduga merupakan anak seorang wakil menteri dengan inisial DAS.
Dahnil kemudian dimintai konfirmasi mengenai kabar tersebut. Ia membantah anaknya terlibat dalam kasus yang dinarasikan di media sosial.
Saat kembali ditanya untuk memastikan apakah dirinya dan sang anak tidak terlibat, Dahnil menegaskan informasi tersebut tidak benar.
“Hoaks. Banyak sekali yang… tanya ke pihak sekolahnya,” ujar Dahnil.
Sementara itu, unggahan yang menjadi sumber isu tersebut tidak mengungkap identitas korban. Informasi mengenai kronologi dugaan perundungan maupun pihak-pihak yang terlibat juga belum dijelaskan secara rinci.
Karena itu, informasi yang beredar di media sosial tersebut masih membutuhkan klarifikasi dari pihak sekolah dan pihak terkait lainnya.

