Bambang Setiawan Tewas saat Kerusuhan di Pejompongan, Anies: Negara Tidak Boleh Kalah dengan Pembunuh

Intime – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kasus meninggalnya Bambang Setiawan (59), pedagang cermin di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, diusut hingga tuntas.

Bambang meninggal dunia dalam peristiwa kericuhan yang terjadi pada Kamis (27/8) malam, setelah aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI.

Anies mengatakan telah mendatangi kediaman keluarga Bambang untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mendengar langsung cerita mengenai peristiwa yang menimpa korban.

“Semalam saya takziah dan jumpa dengan keluarga almarhum Pak Bambang Setiawan. Ceritanya amat mengenaskan,” kata Anies dalam keterangannya.

Menurut Anies, pengusutan kasus tersebut tidak boleh berhenti begitu saja. Ia menilai terdapat bukti berupa jenazah korban dan rekaman video mengenai peristiwa yang terjadi.

“Kita semua tahu, ada jenazahnya, ada video rekaman peristiwanya,” ujarnya.

Eks capres 2024 ini meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti seluruh bukti yang tersedia untuk mengungkap penyebab kematian Bambang serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Ia mengingatkan, apabila kasus tersebut tidak diselesaikan secara tuntas, kejadian serupa berpotensi kembali terjadi.

“Nah, jangan sampai kita tidak melihat tindak lanjutnya. Jangan sampai tidak tuntas pengusutannya. Bila didiamkan, maka kejadian ini akan bisa berulang, berulang, dan berulang,” kata Anies.

Anies menegaskan negara harus hadir untuk memastikan proses hukum berjalan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya warga dalam kericuhan tersebut.

“Negara tidak boleh kalah dengan pembunuh, dan negara tidak boleh kalah dengan para perusahaan hukum,” tegasnya.

Anies berharap proses hukum tidak hanya dilakukan untuk menyelesaikan kasus secara administratif, tetapi juga memberikan keadilan bagi keluarga korban serta mencegah kejadian serupa terulang.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini