Intime – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh kasus meninggalnya Bambang Setiawan (60) saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8) malam.
Puan mengatakan, seluruh peristiwa yang menyebabkan warga kehilangan nyawa harus diselidiki agar fakta mengenai kejadian tersebut dapat diketahui secara jelas.
“Kita lihat apa yang terjadi ya dituntaskan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).
Puan juga menanggapi informasi mengenai dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya dalam kericuhan tersebut. Salah satu tokohnya, Hercules, disebut terekam berada di tengah kericuhan.
Menurut Puan, DPR sejak awal telah mengingatkan agar penyampaian aspirasi masyarakat dilakukan secara tertib dan tidak berujung pada kerusuhan ataupun tindakan perusakan.
“Ya dari awal kami kan sudah meminta bahwa aspirasi itu supaya dilaksanakan dengan tertib dan jangan sampai kemudian terjadi keributan apalagi pengrusakan,” ujar politikus PDI-P tersebut.
Karena itu, Puan meminta aparat penegak hukum segera mengusut dugaan keterlibatan pihak-pihak dalam peristiwa tersebut berdasarkan bukti yang ada.
Ia menekankan, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan pihak yang terbukti melakukan pelanggaran atau tindak pidana, persoalan tersebut harus diselesaikan sesuai ketentuan hukum.
“Bila memang terbukti ya harus diselesaikan dengan tuntas,” pungkasnya.

