Intime – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengklaim penerapan digitalisasi parkir mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari lonjakan retribusi parkir di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang meningkat hingga 300 persen setelah penerapan sistem aplikasi parkir.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa digitalisasi mampu meningkatkan pengawasan sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor parkir.
“Retribusi parkir di kawasan Monas meningkat hingga 300 persen setelah penerapan sistem digital,” kata Budi dalam pembahasan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta 2027 bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/7).
Meski demikian, Budi mengakui sistem yang ada masih dioperasikan secara manual. Karena itu, Dishub berencana mengintegrasikan sistem parkir dengan kamera pengawas (CCTV) berbasis kecerdasan buatan (AI) agar proses penghitungan kendaraan dapat dilakukan secara otomatis.
“Sistem ini akan memvalidasi jumlah kendaraan yang keluar masuk dengan data transaksi sehingga dapat mencegah kebocoran retribusi,” ujarnya.
Selain penguatan sistem pengawasan, Dishub juga menyiapkan peremajaan perangkat parkir tepi jalan (on-street parking), termasuk di kawasan Jalan Sabang yang dinilai sudah tidak lagi memadai.
Budi menambahkan, metode pembayaran digital seperti QRIS maupun EDC juga akan diperbarui dengan teknologi yang lebih modern.
“Saat ini kami sedang menguji coba berbagai inovasi sistem perparkiran berbasis tap otomatis yang lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.

